NEW YORK – Restoran siap saji Subway kini
harus menghadapi banyak tuntutan di pengadilan Amerika Serikat (AS). Hal
tersebut setelah seorang remaja Australia mengungkapkan bahwa panjang
hot dog yang dijualnya ternyata tidak sesuai yang dijanjikan.Subway menjual sebuah hot dog yang diberi nama “Footlong” yang menandakan hot dog itu memiliki panjang 1 kaki (30 cm). Namun setelah diukur ternyata banyak hot dog yang dijualnya hanya memiliki panjang 11 inci (28 cm). Banyak pelanggannya menganggap temuan tersebut berarti Subway telah melakukan penipuan.
“Ini sama halnya dengan membeli satu lusin telur. Namun ternyata hanya mendapatkan 11 butir, mereka bilang hot dognya sepanjang 1 kaki tapi ternyata hanya 11 inci,” ujar salah satu pengacara yang kliennya menuntut Subway, Hans Zimmerman, seperti dikutip Reuters, Minggu (27/1/2013).
Zimmerman menyatakan, dengan banyaknya hot dog "Footlong" yang dijual oleh Subway. Maka jumlah kerugian yang harus dibayarkan oleh restoran cepat saji itu dapat mencapai lebih dari USD5 Juta atau setara dengan Rp48,3 miliar (Rp9.650 per USD).
Pihak Subway sendiri menyatakan bahwa penyebutan “Footlong” hanyalah merk saja dan bukan berarti hot dog yang dijualnya itu harus memiliki panjang persis satu kaki. Namun mereka menambahkan bahwa mulai saat ini akan memastikan hot dog yang dijualnya memiliki panjang 1 kaki untuk memuaskan pelanggan.
(faj)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar